cara memasang rumput sintetis

Rumput tiruan atau rumput sintetis biasanya digunakan pada lapangan futsal sebagai pengganti rumput asli yang lebih rumit perawatannya. Sementara rumput sintetis memiliki keunggulan yakni perawatan yang lebih mudah karena tidak memerlukan air atau pupuk, serta lebih tahan lama dibandingkan dengan rumput asli.

Selain pada lapangan futsal, rumput tiruan kini juga mulai digunakan di rumah-rumah pribadi, baik untuk taman di halaman rumah, maupun untuk ruangan di dalam. Misalnya untuk area bermain atau kamar tidur anak.

Pemasangan rumput tiruan sendiri biasanya memerlukan biaya yang tinggi untuk pertama kalinya. Namun biaya ini bisa diminimalisir dengan cara memasangnya sendiri, yang mungkin sekali dilakukan apalagi bila memasangnya di dalam rumah atau indoor.

Berikut ini cara untuk memasang rumput sintetis di dalam ruangan rumah atau indoor, yakni:

  • Hitunglah luas ruangan yang ingin dipasangi rumput. Belilah melebihi ukuran yang dibutuhkan sebagai persiapan bila terjadi kesalahan potong atau pengukuran.
  • Pastikan lantai atau area yang hendak dipasangi karpet rumput ini bersih dari segala kotoran dan debu yang bisa menghambat penempelan rumput sintetis. Jangan lupa untuk juga membersihkan bagian belakang rumput.
  • Pastikan juga permukaan lantai yang ingin dipasangi rumput buatan ini rata. Permukaan yang rata ini penting karena permukaan yang tidak rata ini bisa terlihat dari luar, apalagi bila ukuran atau tinggi rumput buatan yang digunakan ini rendah. Bila belum rata, Anda bisa meratakannya sendiri dengan menggunakan semen atau bahan lainnya.
  • Letakkan rumput pada lantai yang sudah bersih dan rata tersebut hingga pas antara satu karpet dengan karpet lainnya dan pas dengan ruangan. Potonglah bagian rumput yang berlebih dengan menggunakan gunting yang tajam. Kemudian biarkan selama dua hingga tiga jam untuk menghindari adanya pengurangan pada ukuran karpet rumput yang bisa terjadi.
  • Untuk menempelkan rumput ke lantai, gunakanlah tape untuk luar ruangan atau lem khusus yang sangat kuat. Kemudian angkatlah rumput yang tadi sudah ditaruh mulai dari ujungnya, kemudian lapiskan lem ke atas lantai tersebut. Lanjutkan hingga seluruh karpet tertempel. Gunakan lem pada pinggir setiap karpet untuk menyambungkan antara satu bagian karpet dengan karpet.
  • Kemudian, tunggulah lem mongering sesuai dengan instruksi sebelum mulai menyapunya untuk menghilangkan debu dan kuturan lain. Menyapu ini juga bisa membantu mengembalikan bentuk karpet rumput dan terlihat lebih natural.

Semoga tips memasang rumput sintetis tadi bisa membantu pemasangan rumput buatan ini di rumah Anda. Bagi yang ingin membuat taman dengan rumput sintetis ini ada tips menggunakan rumput buatan Untuk taman rumah yang bisa dicek.

untuk harga rumput sintetis Terbaik jenis futsal . harga jualrumputsintetis.net sudah termasuk ongkos kirim dan jasa pasang khusus wilayah  jakarta , bogor , tanggerang , depok dan bekasi.

PT. Khalifa Grass
Pergudangan Pioneer
Jl. Bendengan Utara 3 no.53,
Penjaringan, Kota Jakarta Utara, DKI Jakarta,  14440

Rumput Sintetis Murah

Rumput Sintetis MurahRumput Sintetis Murah – Pemilihan sepatu saat bermain di rumput sintetis terbilang penting. Tidak sedikit pemain yang memilih menggunakan sepatu mirip sepatu futsal dengan jumlah tuds atau pul yang lebih dari 12 buah. Meskipun demikian, karena kontur rumput yang licin, seringkali membuat pemain terpeleset. Di sinilah kemungkinan cedera itu terjadi. Alas dari rumput sintetis biasanya semen atau beton dengan kontur yang keras. Maka, saat terjatuh, daya tolak dari alas lapangan jauh lebih kencang ketimbang saat pemain terjatuh ke tanah atau rumput alami. Akibatnya, kemungkinan terjadinya kerusakan pada otot maupun pada tulang semakin besar.

Jika tidak merusak tulang dan otot, rumput sintetis dapat membuat luka menganga pada kulit. Dengan kontur “daun” yang tidak fleksibel, membuat kulit pemain yang mesti mengalah. Saat pemain jatuh terseret, rumput alami yang mudah patah, biasanya merunduk, atau malah lepas dari akarnya. Konsekuensi dari gesekan antara kulit dan rumput bisa diminimalisir. Lain halnya dengan rumput sintetis. Ketika bermain tengah hari, temperatur rumput akan sangat panas. Saat terjadi gesekan dengan kulit, sudah barang tentu kulit akan terkelupas karena tekanan yang dibantu dengan panas itu sendiri.

Setelah melihat luka-luka tersebut, semoga saja FIFA bisa jauh lebih bijak dalam menyikapi hal ini. Rumput asli dipakai untuk meminimalisasi cedera pemain, bukan untuk hiasan belaka. Mungkin tak sedikit dari Anda yang berpikir, memang apa salahnya dengan rumput sintetis? Bukankah di Indonesia perlahan mulai banyak berdiri lapangan sepakbola dengan rumput sintetis?

Sejatinya, rumput sintetis hanya bisa digunakan di wilayah di mana rumput alami tak bisa tumbuh. Misalnya Stadion Luzhniki yang terletak di Moskow. Karena matahari jarang menghangat di negeri beruang tersebut, pengelolaan rumput pun menjadi serba sulit. Ini yang membuat Stadion Luzhniki menggunakan rumput sintetis. Pada 2008, Stadion Luzhniki menjadi venue final Liga Champions yang mempertemukan Manchester United dan Chelsea. Atas hal ini, UEFA meminta pengelola stadion mengganti rumput sintetis tersebut, dengan sebenar-benarnya rumput.

Panitia pun segera mengimpor rumput dari Slovakia, dan menanamnya. Rumput yang membuat John Terry terpeleset tersebut sebenarnya rumput kedua yang didatangkan. Rumput yang pertama mati saat dipasang. Berdasarkan data dailymail, panitia lokal mesti merogoh kocek hingga 160 ribu pounds hanya untuk memasangkan rumput tersebut. untuk harga rumput sintetis jenis futsal . harga sudah termasuk ongkos kirim dan jasa pasang khusus wilayah  jakarta , bogor , tanggerang , depok dan bekasi.

PT. Khalifa Grass
Pergudangan Pioneer
Jl. Bendengan Utara 3 no.53,
Penjaringan, Kota Jakarta Utara, DKI Jakarta,  14440