Rumput Sintetis Murah

Rumput Sintetis MurahRumput Sintetis Murah – Pemilihan sepatu saat bermain di rumput sintetis terbilang penting. Tidak sedikit pemain yang memilih menggunakan sepatu mirip sepatu futsal dengan jumlah tuds atau pul yang lebih dari 12 buah. Meskipun demikian, karena kontur rumput yang licin, seringkali membuat pemain terpeleset. Di sinilah kemungkinan cedera itu terjadi. Alas dari rumput sintetis biasanya semen atau beton dengan kontur yang keras. Maka, saat terjatuh, daya tolak dari alas lapangan jauh lebih kencang ketimbang saat pemain terjatuh ke tanah atau rumput alami. Akibatnya, kemungkinan terjadinya kerusakan pada otot maupun pada tulang semakin besar.

Jika tidak merusak tulang dan otot, rumput sintetis dapat membuat luka menganga pada kulit. Dengan kontur “daun” yang tidak fleksibel, membuat kulit pemain yang mesti mengalah. Saat pemain jatuh terseret, rumput alami yang mudah patah, biasanya merunduk, atau malah lepas dari akarnya. Konsekuensi dari gesekan antara kulit dan rumput bisa diminimalisir. Lain halnya dengan rumput sintetis. Ketika bermain tengah hari, temperatur rumput akan sangat panas. Saat terjadi gesekan dengan kulit, sudah barang tentu kulit akan terkelupas karena tekanan yang dibantu dengan panas itu sendiri.

Setelah melihat luka-luka tersebut, semoga saja FIFA bisa jauh lebih bijak dalam menyikapi hal ini. Rumput asli dipakai untuk meminimalisasi cedera pemain, bukan untuk hiasan belaka. Mungkin tak sedikit dari Anda yang berpikir, memang apa salahnya dengan rumput sintetis? Bukankah di Indonesia perlahan mulai banyak berdiri lapangan sepakbola dengan rumput sintetis?

Sejatinya, rumput sintetis hanya bisa digunakan di wilayah di mana rumput alami tak bisa tumbuh. Misalnya Stadion Luzhniki yang terletak di Moskow. Karena matahari jarang menghangat di negeri beruang tersebut, pengelolaan rumput pun menjadi serba sulit. Ini yang membuat Stadion Luzhniki menggunakan rumput sintetis. Pada 2008, Stadion Luzhniki menjadi venue final Liga Champions yang mempertemukan Manchester United dan Chelsea. Atas hal ini, UEFA meminta pengelola stadion mengganti rumput sintetis tersebut, dengan sebenar-benarnya rumput.

Panitia pun segera mengimpor rumput dari Slovakia, dan menanamnya. Rumput yang membuat John Terry terpeleset tersebut sebenarnya rumput kedua yang didatangkan. Rumput yang pertama mati saat dipasang. Berdasarkan data dailymail, panitia lokal mesti merogoh kocek hingga 160 ribu pounds hanya untuk memasangkan rumput tersebut. untuk harga rumput sintetis jenis futsal . harga sudah termasuk ongkos kirim dan jasa pasang khusus wilayah  jakarta , bogor , tanggerang , depok dan bekasi.

PT. Khalifa Grass
Pergudangan Pioneer
Jl. Bendengan Utara 3 no.53,
Penjaringan, Kota Jakarta Utara, DKI Jakarta,  14440